PANGKALPINANG —SUMBERHUKUM.ID Himpunan Mahasiswa Perikanan Tangkap (HIMAPTA) Universitas Bangka Belitung (UBB) sukses menggelar aksi nyata pelestarian alam bertajuk “Peduli Lingkungan Polda Kep. Babel dalam Rangka Fisheries Competition 2026: Bersama Menjaga Lingkungan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”. Kegiatan yang memadukan semangat kompetisi akademik dan kepedulian ekologis ini dihelat pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 16.00 WIB di kawasan Taman Bhay Park Polda Kep. Babel.
Aksi kolaboratif ini melibatkan lebih dari 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Perikanan Tangkap dari berbagai angkatan (semester 1, 3, 5, dan 7), serta dihadiri oleh Dosen Program Studi Perikanan Tangkap UBB dan jajaran kepolisian Polda Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolda Kep. Babel, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., bersama Koordinator Program Studi Perikanan Tangkap UBB, Agung Priyambada, S.Pi., M.Si., di bawah koordinasi ketua tim pelaksana, Ferro Desviando.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen kuat sivitas akademika dan aparat penegak hukum dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pemilihan Taman Bhay Park Polda Kep. Babel sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada fungsinya sebagai ruang terbuka hijau publik yang strategis, yang sangat mendukung upaya pelestarian lingkungan perkotaan sekaligus mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan dunia kampus.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan difokuskan pada dua aksi konservasi nyata, yakni penebaran sekitar 10.000 benih ikan yang terdiri dari Ikan Lele dan Ikan Patin di kolam kawasan taman serta penanaman 100 bibit pohon buah produktif yang meliputi bibit durian jumasi, mangga, nangka dan alpukat di sekitar area Taman Bhay Park. Aksi ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan rangkaian Fisheries Competition 2026, tetapi juga memiliki tujuan jangka panjang untuk menjaga biodiversitas perairan darat dan memperbaiki kualitas lingkungan.
Koordinator Program Studi Perikanan Tangkap UBB, Agung Priyambada, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polda Kep. Babel atas fasilitas dan dukungan yang diberikan. Ia menekankan bahwa sebagai program studi yang terus berkembang, pihaknya berkomitmen mendorong mahasiswa agar tidak hanya belajar di dalam kelas, melainkan juga aktif menempa pengalaman dan kepekaan sosial di luar kampus melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Kep. Babel, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pemulihan dan pelestarian lingkungan hidup. Beliau menyampaikan bahwa fasilitas hijau ini disiapkan secara khusus agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas sekaligus diwariskan kepada generasi mendatang agar mereka bisa terus melestarikan sekaligus memanfaatkannya.
Lebih lanjut, Kapolda juga menyoroti pentingnya produktivitas ruang hijau di tengah tantangan lingkungan daerah. “Kita siapkan dan kita sediakan untuk masyarakat Bangka supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, supaya lokasi ini bisa diturunkan ke generasi selanjutnya untuk mereka supaya bisa melestarikan sekaligus memanfaatkannya,” ujar Kapolda. Beliau menambahkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan sekitar, “Bisa dilihat dari lokasi di sekitar kita, banyak lahan bekas tambang yang tidak dilakukan reklamasi dan tidak dijaga, makanya kita berharap untuk bisa produktif lagi sehingga apa yang kita lakukan hari ini akan bermanfaat dalam jangka panjang.”
Melalui momentum Fisheries Competition 2026 ini, panitia dan pihak institusi berharap terbangun kesadaran kolektif yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa perikanan tangkap untuk senantiasa mengintegrasikan ilmu kelautan dan perikanan dengan etika konservasi lingkungan. Ke depannya, sinergi positif yang terjalin antara UBB dan Polda Kep. Babel ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui program-program pengabdian, riset kolaboratif, serta aksi pemulihan lingkungan lain yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Bangka Belitung.














